Mengenal Perbedaan SSH Server dan DNS Server

Pada pembahasan kali ini, Anda akan mengetahui salah satu tanda sebuah kemajuan teknologi. Salah satunya adalah dengan munculnya perangkat yang mampu membuat penggunanya mengontrol perangkat jarak jauh bahkan hingga terpisah oleh benua. SSH Server dan DNS Server merupakan contoh sistem yang mampu melakukan hal tersebut. Namun, banyak orang yang masih bingung tentang perbedaan SSH Server dan DNS Server sendiri.

Secara singkatnya, SSH Server merupakan singkatan dari Secure Shell Server. Ia merupakan salah satu jalur masuk aman yang menggunakan file yang sebelumnya dikirim dari jaringan unix system. Dalam sistem ini, semua alur jalannya suatu jaringan dirahasiakan dan juga hanya dapat mendeteksi satu jaringan serta tidak mampu mendeteksi password yang ada.

Sedangkan DNS Server adalah singkatan dari Domain Name System. Ia merupakan sebuah sistem yang fungsinya untuk menyimpan kumpulan informasi mengenai nama host atau nama domain dalam bentuk basis data terbesar (distributed database) yang ada di dalam jaringan komputer. Nah pada artikel kali ini, Anda akan mengenai lebih jauh perbedaan SSH Server dan DNS Server.

SSH Server

Perlu Anda ketahui bahwa SSH Server ini seringkali disebut sebagai suatu kemajuan teknologi yang jauh lebih besar ketimbang telnet dan juga Protokol FTP. Sistem ini memiliki koneksi atau hubungan dengan ekskripsi di antara para penggunanya dengan server yang ia pakai. Namun, dalam proses pemakaiannya sendiri SSH Server hosting Indonesia masih menggunakan layanan telnet.

Perbedaan SSH Server dan DNS Server dapat dilihat ketika Anda mengakses suatu website biasa dengan website yang memiliki HTTPS. Koneksi yang dimiliki SSH Server ini pastinya telah dienkripsi menggunakan beberapa jaringan teknologi yang tentunya dijamin jauh lebih aman. Dengan menggunakan SSH, Anda bisa bergerak dengan bebas di suatu jaringan dengan menggunakan struktur file di akun hosting.

Perbedaan SSH Server dan DNS Server juga bisa kita lihat pada manfaat SSH Server yang lainnya. SSH Server ini bisa Anda gunakan untuk melakukan pemasangan software pada akun hosting Anda. Biasanya metode ini disebut dengan sebutan manage database MySQL. Bahkan, sistem ini bisa memungkinkan Anda untuk lebih banyak berinteraksi dari penggunaan standar website biasa.

Meski begitu, masih banyak sekali hacker dan pihak tidak bertanggung jawab lainnya yang selalu berupaya untuk memanipulasi jaringan. Jadi, Anda harus secara rutin melakukan pemeriksaan dan pembaharuan berkala pada sistem yang ada di dalamnya. Jadi, harus selalu ada langkah antisipasi yang Anda jalankan guna selalu mengamankan jaringan yang Anda miliki.

Baca juga : Apa itu trello

DNS Server

DNS Server atau Domain Name Server merupakan sebuah distribusi penamaan sistem komputer, layanan atau jaringan rahasia. Lebih tepatnya, DNS ini merupakan sebuah sistem yang mampu mengubah URL website Anda ke dalam bentuk IP Adress. Tanpa adanya DNS, seseorang perlu menginput alamat IP secara lengkap saat akan mengunjungi sebuah website. Merepotkan sekali, bukan?

DNS Server dapat meringkas pekerjaan menginput alamat IP menjadi nama website dengan sangat efektif dan mudah. Ketika Anda menginput sebuah nama website dalam address bar pada browser, nantinya DNS Server bertugas untuk menerjemahkan alamat website tersebut ke dalam sebuah alamat IP yang dipahami oleh komputer. Inilah salah satu perbedaan SSH Server dan DNS server.

Kelebihan yang bisa diberikan DNS Server untuk Anda ialah tentu sifatnya yang lebih mudah untuk dikonfigurasi. Hal ini ialah salah satu perbedaan SSH Server dan DNS Server yang lainnya. Anda bisa dengan bebas mengganti suatu IP Adress yang memiliki kendala saat digunakan. Selain itu, ia juga memudahkan Anda saat berkegiatan di dunia maya. Anda tidak perlu mengingat deretan panjang IP Address hanya karena website tersebut belum memiliki nama domain.

Namun, DNS Server sendiri juga memiliki beberapa kekurangan yang seharusnya bisa Anda antisipasi. Biasanya, para pengguna akan mengalami keterbatasan untuk memberikan nama domain pada situs web yang mereka miliki mengingat satu jenis nama domain hanya bisa digunakan untuk satu website saja. Selain itu, DNS Server sendiri juga dikabarnya cukup sulit untuk diaplikasikan.

Itulah beberapa perbedaan yang ada di antara SSH Server dan DNS Server yang perlu Anda ketahui. Yang pasti, jangan sampai Anda terkecoh dengan kelebihan keduanya tanpa mengetahui kekurangan masing-masing sistem. Selain itu, fungsi dan cara kerja keduanya juga dapat dikatakan berbeda. SSH Server sendiri berfungsi guna memastikan kerahasiaan sebuah informasi yang dikirim agar data pengguna senantiasa aman. Sedangkan, DNS Server berfungsi untuk memberikan nama domain pada website Anda.

Cukup mudah untuk mempelajari perbedaan SSH Server dan DNS Server mengingat fungsi dan cara kerjanya yang juga terbilang berbeda. Ditambah lagi, masing-masing sistem memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.